Pengalaman Mendapatkan Pekerjaan Setelah Resign dan di PHK

Kali ini saya ingin menuliskan tips bagaimana cara agar cepat mendapatkan pekerjaan setelah resign atau pun di PHK.

Kenapa saya menuliskan tips tersebut, karena keduanya saya pernah alami dalam setahun terakhir. Jadi tulisan ini adalah pengalaman pribadi saya yang mungkin bisa bermanfaat bagi anda.

Sebelum masa pendemi virus Corona, mencari pekerjaan sudah sangat susah, apalagi dimasa pendemi seperti ini. Banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya, termasuk saya setelah masuk dalam daftar pemutusan hubungan kerja (PHK) atas kebijakan perusahaan dalam menghadapi covid-19 ditempat kerja yang baru.

Cara mendapatkan pekerjaan dengan cepat

Yang pertama saya akan berbagi bagaimana cara saya mendapatkan pekerjaan baru setelah resign dari perusahaan yang sudah 9 tahun bekerja disana.

Pengalaman mendapatkan kerja setelah resign

  1. Mengajukan resign 1-2 bulan sebelumnya, saya dulu mengajukan resign 2 bulan sebelum benar-benar berhenti bekerja. Dengn alasan supaya cepat ada pengganti, sehingga saya bisa langsung serah terima pekerjaan dan mengajarinya. Yang kedua supaya mempunyai waktu lebih lama untuk mencari pekerjaan baru dan mempercepat mendapatkan pekerjaan baru.
  2. Memperbaharui profil CV. Dimasa tenggang pengajuan resign hingga saya keluar kerja, saya memperbaharui profil CV saya, baik di portal web lowongan pekerjaan, maupun CV dalam bentuk PDF untuk lampiran lamaran kerja via email.
  3. Melamar pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan pengalaman terakhir bekerja, karena penting supaya ketika mendapat undangan interview masih dapat menjawab apa saja yang dikerjakan di pekerjaan yang dulu. Sehingga perusahaan yang akan merekrut anda lebih yakin untuk hire saya kedalam perusahaannya.
  4. Bikin akun Linkedin, media social linkedin sangat cocok untuk seorang jobseeker atau bahasa kerennya talent ready. Bikin profile sesuai dengan background pendidikan dan pekerjaan. mencantumkan posisi terakhir, kemudian pasang taggar #talentready karena disana sekarang menggunakan istilah tersebut untuk mengganti jobseeker. Juga jalin koneksi dengan pengguna linkedin lainnya, terutama recruiter dan human resource (HR) perusahaan.
  5. Mencari pekerjaan di Linkedin, karena banyak informasi lowongan pekerjaan disana. Terutama informasi dari recruiter dan HR perusahaan yang sedang mencari tenaga siap bekerja.
  6. Melamar pekrjaan di portal lowongan pekerjaan online seperti jobstreet, Indeed, Karir, glints dan sejenisnya. Semakin banyak melamar, semakin banyak juga peluang untuk mendapatkan pekerjaan.

Sebelum keluar dari pekerjaan, saya sudah diterima di 2 perusahaan setelah interview, tapi karena waktunya tidak tepat akhirnya saya menolak dan tidak bisa gabung secepatnya kemudian memutuskan untuk istirahat 3 bulan dan pulang kampung ke jawa.

Dalam 3 bulan istirahat, saya hanya melakukan aktivitas kerja sosial dengan membantu pekerjaan saudara saya dalam mengurus badan usaha milik desa (BUMDESA). Disana saya banyak belajar tentang sistem pemerintahan dan pekerjaan membantu warga desa.

Setelah 3 bulan, saya pulang ke Bogor langsung melamar kerja, dalam seminggu saya langsung dapat pekerjaan sebagai Staf finance di perusahaan Distributor yang ada di Cibinong.

Tapi sayang, baru bergabung 3 bulan, saya masuk dalam list kebijakan perusahaan akibat dampak pendemi covid-19. Saya masuk dalam karyawan yang dirumahkan bersama beberapa orang lainnya.

Rasanya sedih juga, baru kerja gak lama nganggur lagi. Tapi saya gak patah semangat, kemudian saya mencari pekerjaan lagi agar bias survive di masa pendemi corona ini.

Pengalaman mendapat pekerjaan setelah di PHK.

  1. Update CV, baik PDF maupun profil di website portal lowongan pekerjaan.
  2. Memperbaharui profile Linkedin semenarik mungkin agar bisa tampil di pencarian perusahaan dan recruiter yang sedang aktif mencari kandidat atau talent ready.
  3. Aktif mencari loker di Linkedin, apply setiap informasi loker pekerjaan lewat Email sesuai pengalaman dan ketrampilan yang saya mili.
  4. Upgrade skill, karena saya basicnya di Finance, saya upgrade skill microsft excel dengan menonton tutorial video di youtube.
  5. Tidak lupa berdoa meminta pada yang kuasa semoga cepat mendapatkan pekerjaan

Alhamdulillah, karena rajin mencari pekerjaan dalam waktu kurang dari 2 bulan saya sudah mendapatkan pekerjaan sesuai pengalaman dan keterampilan yang saya punya selama 10 tahun bekerja.

Saya mendapatkan pekerjaan melalui social media Linkedin. Karena disana tempat bersosial antara pencari kerja dengan pemberi kerja. Harus rajin mencari dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin.

Sempat juga tetangga bingung, padahal saya gak pernah kelihatan pergi mencari pekerjaan, tapi tiba-tiba berangkat kerja. Setiap hari dirumah saja, membantu pekerjaan istri menyapu, ngepel, jemur pakaian dan ngasuh anak.

Tapi atas izin Allah subhannhu Wata'ala saya bisa mendepatkan pekerjaan dengan cepat. Sehingga dapur tetap ngebul.

Untuk anda yang sedang mencari pekerjaan, buanglah mind set orang dalam, biaya admin agar dapat mendapatkan pekerjaan. Saya banyak menemukan orang2 seperti itu di grup lowongan pekerjaan. Itu hanya akan mengahbiskan energi saja.

Saya mendapatkan pekerjaan murni dari hasil jerih payah sendiri walaupun saya hanya lulusan SMA tapi masih bisa bersaing dengan yang lulusan sarjana. Ketika sudah maksimal berusaha, maksimalkan juga doa dan tawakal.

Karena saya juga mendapatkan kerja dalam keadaan sudah mau menyerah mencari pekerjaan, ketika memutuskan berhenti mencari saya malah diberi pekerjaan, Alhamdullillah.

Dan seperti kebiasaan, setiap sudah bekerja di perusahaan baru, ada saja perusahaan-perusahaan yang saya lamar dulu menelpon untuk memberikan kesempatan interview. Tapi saya menolak hadir, karena saya ingin jalani pekerjaan yang sudah ada. Juga interview belum tentu diterima kerja.

Itu lah sekilas Pengalaman saya Mendapatkan Pekerjaan Setelah Resign dan di PHK

Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Mendapatkan Pekerjaan Setelah Resign dan di PHK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel