Kamis, 22 Desember 2016

Seperti Ini Trik Melayani Chat Agar Cepet Closing | Sebagai Dropshiper

Pasti Anda pernah mengalami seperti ini ?

  • Sepi chat, sepi transaksi penjualan
  • Diphp-in calon pembeli yang sudah chat, nanya-nanya namun tak kunjung ada konfirmasi transfer pembayaran.
Menjadi baper dan merasa putus asa kenapa setiap produk yang anda tawarkan tidak penjualan. Namun, suka tidak suka memang itu yang harus anda hadapi. 


Dalam tahapan marketing online, chat adalah tahap terakhir ketika calon pembeli sudah menghubungi kontak Anda berarti dia minat terhadap produk yang Anda tawarkan. Kebayang dong, kalau tidak ada yang menghubungi Anda berarti tidak diminati produk Anda.

Nah, disini diperlukan ketrampilan Anda mengolah komunikasi untuk menggiring obrolan sampai terjadi transaksi. Tak perlu terburu-buru meminta orang yang sebelumnya tidak kenal dengan Anda untuk transfer pembayaran. Calon pembeli juga perlu banyak informasi tentang produk dan reputasi diri Anda.

Harus ingat pola ini: ATTENSI + INTERAKSI = TRANSAKSI

Atensi, berikan perhatian Anda kepada calon pembeli. Tunjukan bahwa Anda adalah orang yang peduli terhadap apa yang dia inginkan.

Interaksi, bangun kesan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk melayani kebutuhannya. Biarkan dia meyakinkan sendiri bahwa Anda orang baik dan bisa dipercaya melalui chat saling tanya jawab.

Transaksi, arahkan chat kepada proses transaksi. Dalam setiap tahap obrolan harus mengarah kepada garis akhir, yaitu transfer pembayaran.

Studi kasus ini semacam ini ditulis oleh salah satu mentor ilmu marketing yang sudah berpengalaman. Disini dijelaskan bagaimana memainkan persepektif murah dan mahal terhadap calon pembeli produk Anda.

Entah kenapa, orang lebih suka dengan hal-hal yang tak terduga. Saat pertama kali dikasih tahu harga mahal, otomatis si calon pembeli sudah langsung membayangkan angka yang menurut dia mahal. Padahal setelah dikasih tahu harganya murah, ini bisa memberi efek WOW dalam benak calon pembeli.

Disinilah Anda harus bermain dengan perspektif calon pembeli. Makn mahal setiap orang berbeda. Bisa jadi bagi saya 100.000 itu mahal, tapi bisa jadi bagi Anda murah.

Ketika calon pembeli menanyakan "harganya berapa" sebaiknya jangan langsung Anda jawab. Melainkan membahas yang lain seperti manfaat produk yang anda tawarkan sampai dia menanyakan yang kedua kali jangan juga langsung jawab. Berikan dia informasi benefit setelah membeli produk anda hingga dia makin penasaran dengan harganya.

Dan setelah pertanyaan yang ketiga berikan jawaban harganya, ternyata harga aslinya tak semahal apa yang di benak calon pembeli, mengingat sebelumnya sudah diberikan manfaat dan benefit setelah membeli produk Anda. Dengan begini, pikiran calon pembeli akan menganggap produk Anda harganya terjangkau dan membuatnya segera ingin memilikinya.

Perlu di perhatikan, Jangan terlalu lama membuat penasaran calon pembeli Anda, itu bisa membuatnya kesel. hehe

Kesimpulannya, akan lebih mudah bagi calon pembeli memutuskan membeli setelah menganggap bahwa produk yang ditawarkan harganya mahal, namun kenyataannya harganya terjangkau, daripada menganggap murah namun kenyataannya mahal.

Semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis online sebagai Dropshiper.






Artikel Terkait

Seperti Ini Trik Melayani Chat Agar Cepet Closing | Sebagai Dropshiper
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Loading...
Loading...

Promo Hotel

Booking.com