Tuesday, September 11, 2018

Pengalaman Menggunakan BPJS Kesehatan

Sebelumnya saya sangat berterimakasih dengan program jaminan sosial dari pemerintah yang melalui BPJS kesehatan. Karena selama menggunakan BPJS kesehatan keluarga saya sangat terbantu dan terlindungi, terutama anak saya.

Saya juga turut berterimakasih kepada Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi yang selalu memberikan pelayanan terbaik untuk pasien-pasiennya baik dari kelas 3 sampai kelas VIP. Penangan yang cepat dan petugas medis yang cekatan membuat anak cepat tertolong pada saat itu.

Pengalaman menggunakan BPJS sangatlah menyenangkan, banyak drama yang harus di lalui. Saat ini pelayanan BPJS kesehatan sudah mulai baik, ada perkembangan dari waktu ke waktu, dari yang dulu mengurus denda harus datang ke kantor BPJS terdekat, sekarang bisa di selesaikan di rumah sakit tanpa harus ke kantor dan buang2 waktu untuk antri dan mondar mandir.

Saya termasuk yang sangat terbantu dengan adanya program jaminan sosial dari pemerintah ini. Karena 5 kali anak saya dirawat di rumah sakit Karya Bhakti Pratiwi, tidak ada sepeserpun uang yang ditagihkan ke saya untuk membayar perawatan anak saya. Kecuali, waktu itu ada kebutuhan mendesak untuk tes darah guna melihat ada tidaknya virus didalamnya, kalau gak salah Rp 250.000 dan itu hanya sekali karena sudah lebih dari 3 hari tidak ada perubahan kondisi anak saya.

Ada pun iuran yang di tanggungkan untuk peserta BPJS kesehatan penerima upah seperti saya tidaklah memberatkan, selain terjangkau karena pembayarannya hanya dilakukan sebulan sekali.

  • Rp 25.500 per orang perbulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III
  • Rp 51.000 per orang perbulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II
  • Rp 80.000 per orang perbulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas I
Meskipun saya bekerja, namun kepesertaan anak dan istri saya masih mandiri dan belum ditanggung oleh perusahan. Karena saya masuk jaminan dari pemerintah daerah dan belum di perbaharui.  Saat ini saya masih menumpulkan informasi cara memperbaharui kepesertaan jaminan sosial BPJS kesehatan, karena saya tidak mau harus mengulang karena adanya kekurangan persyaratan ketika mengurusnya.

Ternyata peserta yang menggunakan BPJS kesehatan ini masih banyak yang mengeluhkan pelayanan yang ada di beberapa rumah sakit. Mulai dari ruang inap yang selalu kosong jika menyebutkan menggunakan BPJS, tenaga administrasinya yang cuek, pelayanan obat, pelayanan dari tenaga medis dan lain-lain.

Saya sendiri sudah pernah mengalami hal yang kurang menyenangkan dengan pelayanan administrasi di salah satu rumah sakit, dari yang dicuekin sampai dibentak karena saya mau menanyakan prosedur mengurus penggunaan BPJS kesehatan, padahal mereka sedang ngobrol dan tidak sedang melayani. Karena saat itu anak saya masuk IGD dan sedang dalam  penanganan perawat. 

Kalau di bandingkan dengan KBP sangat jauh pelayananya. Saya yang baru masuk dan berdiri karena melihat petugasnya masih pada sibuk melayani yang lain, masih ada yang nanyain "ada yang bisa dibantu bapak?"

Alhamdulillah, saat ini anak saya sudah sehat, semoga tidak lagi berkunjung kerumah sakit kecuali jenguk saudara, kerabat atau tetangga yang sedang dirawat. Semoga semua selalu diberi kesehatan, karena dirumah sakit tetap gak enak walaupun hanya jagain. Selain jadi gak produktif tidurnya juga gak senayaman tidur dirumah.

Artikel Terkait

Pengalaman Menggunakan BPJS Kesehatan
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Promo Hotel

Booking.com